Ada Pilihan dalam Pilihan

buku surga

Sebagian orang beranggapan bahwa Surga itu hanya satu dan sangat luas, padahal ia sangat banyak dan bertingkat-tingkat. Penghuninya menempati tingkat yang berbeda sesuai dengan tingkat keuatamaannya. Semakin tinggi tingkatan penghuni Surga, kenikmatan yang didapat juga lebih banyak.

“Sesungguhnya para penghuni tingkatan-tingkatan yang tinggi di Surga akan terlihat oleh penghuni yang berada di bawahnya laksana bintang-bintang di ufuk langit. Dan sesungguhnya Abu Bakar dan Umar termasuk di antara mereka dan sangat bahagia.” ( Al-Hadits )

Seperti kata pepatah,
“Selalu saja, ada Pilihan dalam Pilihan”
Baca lebih lanjut

Apakah Yang Kau Segerakan? (mario Teguh)

Mario Teguh

Mario Teguh

Ketahuilah bahwa aku sering lebih mempercayai kualitas-kualitas yang ada pada diri mu, daripada engkau sendiri dalam mempercayai yang seharusnya engkau percayai itu.

Mungkin karena aku tidak sepenuhnya hidup dalam hidupmu, aku hanya mencatat yang kau katakan saat engkau melambung ke langit dalam kebanggaan dari rencana-rencanamu, dan tidak turut merasa tak berdaya dalam malam-malam mu yang tanpa tidur – saat engkau menjadi tuan rumah bagi semua keraguan hati mu.

Engkau dilahirkan dengan semua kemungkinan yang sama untuk menjadi pribadi yang sejahtera, berbahagia, dan cemerlang.

Engkau dibesarkan dengan tujuan untuk menjadi lebih kuat sebagai pelaksana dari semua tindakan yang dibutuhkan untuk menjadikan dirimu pribadi yang mandiri.

Engkau diberikan ketergesaan sebagai nama dari gerakan utama dari hatimu.

Engkau dilahirkan di antara banyak orang yang menasehatkan dan meneladankan yang baik, dan yang membuktikan kebaikan dari kebaikan. Baca lebih lanjut

-TRUE STORY GITTA SESSA WANDA CANTIKA.-

aku2

TUHAN BOLEHKAH AKU MENULIS SURAT KECIL UNTUKMU
TUHAN BOLEHKAN AKU MEMOHON SATU HAL KECIL DARI MU
TUHAN BOLEHKAH AKU HIDUP UNTUK WAKTU YANG LAMA
TUHAN BOLEHKAN AKU ADA DI DUNIA INI UNTUK BAHAGIA..

ISTANA DALAM DUNIA KECILKU

Suara kicau burung di pagi hari, terdengar menembus langit langit kamarku. Aku masih terbaring malas untuk bangun, Namun sepertinya Matahari mulai marah padaku, karena masih saja Aku menutup mataku. Cahaya Matahari pagi itu mulai menyentuh seluruh isi ruangan di kamarku yang cukup besar. Akhirnya, Aku mengalah pada alam dan Aku harus bangun, ini kah hari dimana Aku mulai harus sekolah.

Uohhhh…. teriakku sambil menguap.

Hai sobat, kenalkan namaku Gitta Sessa Wanda Cantika. Terlalu panjang ya.. ok! Biar gampang sebut saja namaku Keke. Aku anak ke-tiga dari tiga saudara. Aku mempunyai dua kakak laki-laki, namanya juga dipersingkat saja. Panggil mereka Koko dan Kiki, Koko, kakak tertua aku sekarang telah menikah dan memberikan Aku seorang keponakan imut dan lucu loh.. sedangkan Kiki, kakakku ke-dua sibuk dengan kerajaan pendidikan dia. Anaknya rajin dan pandai sekali.. terkadang setiap aku mengalami kesusahan dalam pelajaran sekolah. Dia yang terdepan menjadi guru privateku.

Baca lebih lanjut

FENOMENA GURU, SISWA DAN KELAS IDAMAN

Bayangkan pada suatu ketika terdapat sebuah kelas pada sebuah sekolah. Bayangkan seluruh siswanya adalah anak-anak yang luar biasa (meskipun semua orang di lingkungannya melihat mereka sebagai anak-anak yang biasa-biasa saja). Bayangkan wajah-wajah siswa yang begitu ceria. Karena mereka sangat senang bersekolah. Mereka datang tepat waktu dan sering menuntut sang guru untuk memberikan waktu tambahan untuk pelajaran. Mereka sangat berbeda dari siswa-siswa pada umumnya di negeri ini.
  Baca lebih lanjut

Sudahkah Kita Lakukan Sesuatu?

Oleh: Ibnu Jarir, Lc

Segala puji hanya bagi Mu Ya Allah, di genggaman-Mu segala apa yang ada di alam, Engkau Yang Maha Pengampun atas segala dosa dan kesalahan, Maha Penerima Taubat dari hamba-Mu yang bertaubat, Engkau Yang Maha Dahsyat siksa-Mu, Engkau Yang Maha Luas Karunia-Mu, Tiada Ilah Yang Haq kecuali Engkau, Kepada-Mu Ya Allah kami semua akan kembali.

Sungguh ”Tiada suatu haripun yang fajarnya menyingsing dari ufuk Timur melainkan ia berseru :”Wahai anak Adam! Aku adalah makhluk yang baru dan aku menjadi saksi seluruh amal perbuatanmu, maka ambillah bekal dari padaku, sungguh aku tidak akan pernah kembali lagi hingga datangnya hari kiamat nanti. “ Abu Nu’aim.

Bila detik, menit, dan hari terus berlalu dan tak pernah kembali…lalu apa yang bisa dan sudah kau lakukan untuk menyongsong Yaumul Hisab wahai diriku?.

Sekiranya detik dan menit dalam hidup ini hanya bernilai rupiah dan dolar atau materi semata, apa kira-kira yang akan menjadi pemberat amalmu kelak?

Jika langkah-langkah kakimu yang menapaki bumi ini hanya sebatas rutinitas yang hampa akan nilai kesholihan, mampukah kiranya kamu memijak panasnya bumi Mahsyar kelak?

Dan kalaulah ketaatanmu sangat minim, bisakah kamu menerima raport amalmu kelak dengan tangan kanan? Baca lebih lanjut

BAB VII-B

LANGKAH-LANGKAH UNTUK MEMPEROLEH SERTIFIKASI

SNI 19-14001-2005 (ISO 14001-2004)

Pendahuluan 

Semua komponen dari sistem pengelolaan lingkungan harus dikoordinasikan dengan fungsi-fungsi organisasi yang penting lainnya, terutama pada tingkat kebijaksanaan. Sebagai contoh, kebijaksanaan-kebijaksanaan, tujuan dan sasaran dari bagian keuangan, bagian operasi, dan keamanan harus dipertimbangkan; dan bila mungkin, diseleraskan dengan bagian lingkungan.

 

Bila suatu organisasi telah memperoleh sertifikasi ISO 9001 atau sekurang-kurangnya dalam proses untuk memperolehnya, banyak waktu yang dapat dihemat. Sebagai contoh, hal-hal yang telah dipersiapkan untuk sertifikasi ISO 9001 dapat digunakan untuk ISO 14000 dengan hanya sedikit perubahan. Prosedur personel dan organisasi, perekaman/pencatatan dan pengawasan dokumen, audit dan tinjauan manajemen. Banyak bagian lain dari ISO 9000 dapat digunakan sebagai titik awal; namun demikian beberapa modifikasi akan perlu dilakukan, contohnya pada bagian pengadaan, perlu disesuaikan dengan standar ISO 14000.

 

Banyak organisasi telah memulai proses pengelolaan lingkungan karena itu titik awal dari proses sertifikasi akan bebrbeda untuk tiap organisasi tergantung pada berapa lama mereka telah melakukan kegiatan operasional dan seberapa rinci sistem lingkungan mereka saat ini.

 

Penilaian awal dan definisi kegunaan

Sebelum suatu organisme memulai usaha desain dan implementasi secara besar-besaran, suatu penilaian awal terlebih dahulu harus dilakukan. Hal ini akan membantu menentukan hal mana yang sebenarnya membutuhkan sistem pengelolaan lingkungan yang baru. Sebagai contoh, apakah manajemen eksekutif telah membuat suatu kebijakan yang efektif ? bila sebagian besar sistem utama telah ada pada tempatnya, maka penilaian awal akan menunjukan bagian mana yang memerlukan perbaikan. Dokumen penilaian awal yang sifatnya formal tidak disyaratkan dalam sertifikasi. penilaian harus mengidentifikasi dokumen-dokumen, tindakan-tindakan dan prosedur yang diperlukan untuk memperoleh sertifikasi seperti pernyataan kebijakan, sistem pengelolaan, perencanaan, kegiatan operasional, personel, pelatihan dan tujuan yang ingin dicapai.

 

Suatu definisi harus dibuat sehubungan dengan penilaian awal tersebut. Kegunaan dapat berupa, menjaga lingkungan dengan lebih baik, untuk memperoleh sertifikasi ISO 14001, untuk lebih efektif dalam segi biaya, untuk memperbaiki hubungan baik dengan masyarakat, untuk meningktakan ketertarikan pasar, dan kegunaan lainnya.

 

Agar berhasil, keseluruhan usaha memperoleh sertifikasi harus diringkas dan disajikan dalam penilaian awal dan disetujuan oleh manajemen puncak dari organisasi. Penilaian awal harus disajikan pada manajemen puncak dengan gaya yang menarik perhatian mereka. Presentasi ini dapat diberikan oleh manajer lingkungan organisasi itu atau seorang konsultan dari luar. penilaian awal dapat berupa pernyataan-pernyataan lisan atau tertulis, tergantung pada situasi, contohnya, hal tersebut dapat dikemukan pada pertemuan rutin manajemen perusahaan.

Selanjutnya bab-vii-b-.doc

 

BAB VII-A

 

PENGENALAN DAN PENERAPAN

SNI 19-14001-2005 (ISO 14001-2004)

Abstrak 

Sejak  International Organization for Standardization (ISO) mempublikasikan standar SERI ISO 14000, berbagai pihak khususnya kalangan dunia usaha menyiapkan diri dalam penerapannya.  Untuk membantu mempermudah kepada organisasi/dunia usaha dalam penerapan SERI ISO 14000, pemerintah melalui Badan Standardisasi Nasional (BSN) telah mengadopsi standar tersebut menjadi Standar Nasional Indonesia (SNI). Salah satu standar yang terkait dengan sertifikasi adalah ISO 14001 tentang Sistem Manajemen Lingkungan. Selain itu BSN juga telah mengembangkan sistem akreditasi dan sertifikasi di bidang sistem manajemen lingkungan yang dikelola oleh Komite Akreditasi Nasional (KAN). SNI 19-14001/ISO 14001 berlaku umum dan bersifat sukarela dan dapat diterapkan oleh semua jenis organisasi dari berbagai ukuran, baik industri manufaktur maupun industri jasa. Sebagai langkah awal penting yang perlu diperhatikan oleh organisasi yang ingin menerapkan ISO 14001 adalah adanya komitmen pimpinan puncak. Langkah selanjutnya adalah melakukan kajian awal lingkungan diikuti dengan pembentukan tim untuk mempersiapkan dokumentasi sistem manajemen lingkungan. Setelah dokumentasi lengkap dan sistem dapat berjalan dengan baik, baru menghubungi lembaga/badan sertifikasi untuk disertifikasi.

 

Pendahuluan

 

            Pada tahun 1993 The International Organization for Standardization atau Organisasi Standardisasi Internasional (ISO) menbentuk Panitia Teknik (Technical Committee-TC) yaitu ISO/TC207 tentang Manajemen Lingkungan. Pembentukan TC 207 ini berdasarkan rekomendasi dari Kelompok penasehat lingkungan ISO (SAGE) dan memperhatikan pula atas saran-saran dari kalangan dunia usaha berkaitan dengan semakin meningkatnya masalah di bidang lingkungan.  ISO/TC207 ini bertugas untuk menangani masalah standardisasi di bidang manajemen lingkungan dan hal-hal lain yang terkait.

ISO/TC 207 terdiri dari 5 (lima) sub komite (Sub Committee – SC) dan 1 (satu) Technical Coordinating Group (TCG) yaitu :

          SC 1  : Environmental Management System (EMS)

          SC 2  :  Environmental Auditing (EA)

          SC 3  : Environmental Labelling (EL)

          SC 4  : Environmental Performance Evaluation (EPE)

          SC 5  : Life Cycle Analysis (LCA)

           TCG : Terms and Definition

 

Selanjutnya standar yang dihasilkan dari ISO/TC207 ini disebut standar internasional seri ISO 14000. Kenapa disebut seri,  karena standar tersebut  terdiri dari banyak standar, seperti ISO 14001, ISO 14004, ISO 14010,  ISO 14011, ISO 14012 dan seterusnya.

selengkapnya bab-vii.doc

Ikuti

Kirimkan setiap pos baru ke Kotak Masuk Anda.